LOADING

Type to search

“Buku Pintar” Untuk Anak Sendiri Membuat Saya Menulis Buku

Share

Saya meyakini, seringkali gagasan yang menakjubkan, lahir dari kejadian dan keseharian yang sederhana. Seperti yang saya alami. Pertanyaan kenapa  saya dan relawan Wadas Kelir menulis banyak buku aktivitas anak-anak? Jawabannya ada pada peristiwa sederhana yang tiba-tiba menjadi sangat menakjubkan.

Kejadiannya, suatu malam, “Ayah!” teriak anak saya, Zaka [3,5 tahun] dan Nera [5,5 tahun]. Keduanya menghampiri saya dan menyerahkan buku tulis kosong pada saya.

“Ayah, Zaka mau belajar,”katanya dengan tatapan mata berbinar.

“Nera juga mau!”

Saya menerima buku itu, memeluk kedua anak saya, dan berkata, “Kali ini belajar menguhubungkan huruf, ya!”

Saya kemudian langsung menggambar dan menulis beberapa huruf untuk dihubungkan yang bentuknya sama.

Kemudian saya berkata, “Jika Zaka dan Nera bisa benar semua, maka kalian akan dapat bintang lima.”

Zaka dan Nera kemudian mengerjakan tugas dari saya. Dengan sangat serius dia belajar. Sampai selesai.

Kemudian buku diserahkan pada saya. “Ini, Yah,” kata keduanya. Saya memeriksa, dan jawabannya benar semua. “Betul semua! Dapat bintang lima!” saya kemudian menggambari lima bintang di halaman itu. Zaka tersenyum senang. Nera bahagia.

Inilah yang saya lakukan selama ini pada anak-anak saya dalam belajar. Saya membuat Buku Pintar. Buku pegangan anak-anak saya untuk belajar dengan cara saya memberikan soal-soal menghubungkan, mewarnai, berhitung, mencocokan, dan sebagainya. Kemudian anak-anak saya mengerjakannya dengan antusias.

Ternyata ini sangat disukai anak-anak. Jika anak-anak mengatakan mau belajar, maka Buku Pintar itu diambil dan saya akan belajar dengan anak-anak. Kami pun serius dalam memberdayakan sistem kognisi kami untuk belajar. Saya membuat aneka permainan dan aktivitas, anak-anak saya kemudian menyelesaikan persoalan dalam aktivitas itu dengan cepat.

Karena sering belajar dengan Buku Pintar ini, berbagai pemainan dan aktivitas dalam Buku Pintar ini, semakin bertambah banyak. Saya pun kemudian mempunya ide gagasan yang datang dari negeri entah berantah.

“Kenapa permainan dalam Buku Pintar ini tidak saya satukan saja?” pikir saya.

Untuk memiliki pengetahuan metodologis dan konseptual yang bagus soal materi buku-buku aktivitas ini, saya kemudian melakukan riset ke Toko Gramedia. Saya belajar pada banyak buku aktivitas yang ada di Toko Gramedia. Saya coba kerahkan ilmu kanuragan saya untuk bisa mengerti dan memahami konsep dan metodologisnya.

Dan berbagai ide kemudian berloncatan dari pikiran saya. Lampu-lampu bercahaya di pikiran saya. Saya sudah yakin dengan ilmu yang saya dapat. Saya optimis gagasan saya bisa memecahkan kebuntuan saya. Saya yakin karier untuk menjadi penulis buku-buku aktivitas dan bacaan anak akan dimulai dari sini.

Saya pun segera mengajak kerja sama relawan yang bisa menggambar. Dia saya minta untuk menggambar kembali aneka permainan membaca, menulis, dan berhitung yang sudah saya susun, dan saya ajarkan ke anak-anak saya. Hasilnya, dari puluhan Buku Pintar, bisa disusun menjadi empat buku.

Waow! Di luar dugaan saya. Saya pun bersepakat dengan relawan yang menggambar, jika buku ini lolos untuk diterbitkan Gramedia Group, maka royalti akan dibagi dua. Hasilnya, setelah mengirimkan naskah buku itu, di luar dugaan, keempat naskah buku itu langsung diterima semua.

Dari sinilah, saya dan relawan Wadas Kelir kemudian fokus melakukan riset, praktik,dan diskusi rutin untuk terus bisa menulis buku-buku aktivitas dan bacaan anak-anak. Dan saat kami hitung, dalam waktu dua tahun, ternyata sudah lebih dari 25 buku aktivitas anak-anak itu terbit di berbagai penerbit. Dan dari situlah, saya dan relawan bisa membiayai berbagai kegiatan literasi yang kami kelola untuk masyarakat.

Sekarang saya dan teman-teman menyadari, untuk tidak meremehkan segala peristiwa yang bisa saja kita merasa tidak penting. Sebab, dari setiap kejadian yang kami alami, kami sering mendapatkan gagasan dan ide yang kreatif dan mahal harganya. Ide yang bisa jadi pelan-pelan akan mampu mengantarkan saya, relawan, dan Wadas Kelir untuk bisa berperan serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Semoga Menginspirasi.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

Facebook Comments

Artikel yang mungkin Anda sukai

Spread the love

Leave a Comment

Hey there!

Sign in

Forgot password?

Don't have an account? Register

Close
of

    Processing files…