LOADING

Type to search

Apa Sampah Kecil Itu ?

Share

Sabtu, 30 Desember 2017

SABTU PAGI, seperti biasa saya dan relawan melakukan bersih-bersih. Saya mulai membawa sapu lidi dan mengumpulkan daun-daun yang berserak di halaman dan di jalanan. Tapi ada yang aneh hari ini, otak saya berpikir dan melihat setiap daun adalah hal-hal buruk yang saya lakukan.

Ternyata otak saya berpikir lebih cepat. Setiap daun yang saya pungut diumpakan seperti perilaku buruk dan menjadikan halaman serta jalanan menjadi layaknya sampah. Barang kali, itulah cermin hidup saya.

Kemudian pelan-pelan saya memunguti perilaku buruk itu dan memasukkannya ke dalam tempat sampah. Ketidakdisiplinan, emosional yang tidak pada tempatnya, berbicara kotor dan kasar dan sebagainya saya usahakan untuk di buang di tempat sampah.

Lalu saya melihat ke selokan dan ternyata masih banyak sampah yang tercecer di sana. Mulanya saya berpikir untuk mengabaikannya, toh sampah itu tidak terlihat oleh banyak orang. Yang terpenting halaman dan jalanan yang mudah terlihat mata sudah dipandang bersih dan nyaman.

Tapi ternyata otak saya berpikir lebih keras lagi. Barang kali itulah sebabnya, energi negatif masih menjalar. Mengabaikan, acuh dengan sampah-sampah kecil inilah yang menyumbat energi positif untuk mengalir dengan baik. Jadilah energi negatif yang mulanya kecil tapi membuat segalanya tersumbat.


Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

Facebook Comments

Artikel yang mungkin Anda sukai

Spread the love
Previous Article
Next Article

Leave a Comment

Hey there!

Sign in

Forgot password?

Don't have an account? Register

Close
of

Processing files…