LOADING

Type to search

SEKOLAH LITERASI: Bermain Pola Huruf dalam Kata

Redaksi 2 bulan ago
Share

 

Teks yang saya maksud adalah sebuah wacana. Sebuah informasi atau cerita yang komprehensif, yang sederhana dan menyampaikan hal-hal yang perlu diketahui oleh anak-anak, misalnya, dongeng, biografi singkat tokoh, tips khusus, manfaat buah-buahan, dan sebagainya. Dan Panjang teks hanya satu sampai dua halaman saja, sehingga dibaca langsung selesai dalam sekali duduk.

Saat kegiatan belajar, teks saya bagikan ke anak-anak. Setiap anak mendapatkan satu teks yang hanya satu halaman saja. Kemudian saya memerintahkan anak-anak untuk membaca teks itu secara teliti. Anak-anak pun kemudian melakukan pembacaan teks yang serius sampai selesai.

“Sudah selesai?” tanya saya.

“Sudah!” jawab anak-anak serentak.

Kemudian saya membacakan pertanyaan yang kata-katanya saya ambil dari teks, “Buku, Aku, Baru! Ada yang bisa melanjutkan dengan satu kata!” tanya saya.

Anak-anak berpikir sejenak. Kemudian Mafi angkat tangan dan menjawab, “Abu!”

“Yes, betul! Ada lagi.”

“Satu!” teriak Nera.

“Yes, betul!”

Anak-anak pun kemudian paham dengan pola menyebut kata dari teks yang berkhiran huruf “U”. Anak-anak kemudian ramai menyebutkan secara bergiliran dengan senangnya.

Saya pun melanjutkan ke pertanyaan lain lagi yang tingkatannya lumayan rumit,
“Bila, Mati, Aku, Sate, Logo! Ada yang bias melanjutkan!”

Anak-anak diam sejenak. Berpikir keras memikirkan pola huruf yang saya sampaikan. Sampai beberapa lama tidak ditemukan juga.

“Contoh lagi, Pak Guru!” Tanya Malva.

“Bagaimana, Nanti, Madu, Mode, Solo!”

Anak kembali berpikir lebih keras lagi. Sampai kemudian Tegar angkat tangan dan menyebutkan satu kata, “Kita!”

“Yes, Betul! Lanjutkan lagi lainnya!”

“Ini!”

“Yes, betul!”

“Baru!”

“Yes, betul”

“Oke!”

“Yes, betul!”

“Soto!”

“Yes, betul!”

Akhirnya anak-anak pun paham dengan pola huruf akhir A-I-U-E-O pada setiap kata. Anak-anak tertawa senang telah memahami pertanyaan-pertanyaan saya yang diambil dari kata-kata dalam teks.

Tentu saja, kita bisa mengembangkan berbagai pertanyaan dari kata-kata dengan jawaban pola huruf-huruf yang bersumber dari teks. Misalnya, mulai dari pola huruf kedua yang sama dari kata, huruf terakhir yang dijadikan huruf pertama dalam kata selanjutnya, huruf depan yang disusun urut abjad, dan sebagainya.

Dari sinilah saya menyebut bahwa kegiatan membaca yang dilanjutkan dengan menyebutkan kata melalui pola huruf dalam teks menjadi bagian dalam kegiatan berpikir untuk anak-anak. Hal ini terjadi karena dalam kegiatan di atas, pertanyaan-pertanyaan melalui rangkaian kata yang hurufnya berpola, akan membuat anak untuk memecahkan pola huruf yang mengatur dan mencari kata yang sesuai dalam teks. Dua kegiatan ini jelas mengkondisikan anak-anak untuk berpikir melalui teks yang sudah dibaca.

Mekanisme berpikirnya ada dua tahap: pertama, tahap di mana anak-anak akan mengingat kata-kata yang telah disebutkan. Dan tidak saja ingatan terhadap kata pada kedudukan kata secara utuh, tetapi juga susunan huruf-huruf yang membentuk kata itu. Dari susunan huruf ini, anak-anak akan melakukan proses identifikasi dan analisis secara detil dan komprehensif sehingga anak-anak kemudian akan menemukan pola susunan huruf yang akan menjadi jawaban atas pertanyaan yang harus dijawab oleh anak.

Misalnya: M-A-D-U; U-A-N-G; G-A-R-A-M; M-A-N-U-S-I-A…

Anak-anak kemudian, setelah mengingat kata dan susunan hurufnya, kemudian mengidentifikasi dan menganalisis dengan cermat sampai kemudian menemukan jawaban: huruf terakhir pada kata dijadikan huruf awal untu kata berikutnya secara berurutan. Dan untuk menemukan jawaban ini, anak-anak melakukan kegiatan berpikir yang kreatif.

Kedua, tahap di mana anak-anak, setelah mengetahui pola huruf yang mengatur sebuah permainan kata, maka selanjutnya anak-anak akan membaca kata dalam teks dengan teliti untuk menemukan kata yang sesuai dengan pola yang seudah ditemukan. Pada kegiatan tahap yang kedua ini, anak-anak melakukan kegiatan berpikir secara cermat melalui teks. Kegiatan berpikir yang diikuti dengan mencari, mengidentifikasi, dan menemukan kata yang sesuai dengan pola yang telah ditemukan oleh anak.

Dari sinilah, melalui kegiatan membaca teks, dan melakukan eksplorasi kata-kata yang ada dalam teks, maka berarti anak-anak telah menciptakan kegiatan berpikir melalui kegiatan membaca teks dan menganalisis. Kemampuan ini dengan sendirinya akan menciptakan kecepatan berpikir anak-anak dalam mehamami pola-pola kata dan Bahasa.

Hal ini menunjukkan bahwa membaca yang banyak dipersepsi sebagai kegiatan berpikir yang tidak menyenangkan, ternyata bisa dijadikan sebuat kegiatan bermain yang berbasis pengembangan berpikir yang menyenangkan. Teks bacaan juga asyik, bisa sama fungsi dan kedudukannya dengan media bermain yang lainnya, yang jika dimainkan bias menciptakan kegembiraan anak-anak.

Melalui kegiatan inilah, anak-anak secara bertahap dikondisikan untuk berpikir berdasarkan pada teks yang telah dibaca. Pengkondisian berpikir ini secara bertahap akan memberikan banyak kontribusi pada anak-anak dalam meningkatkan kemampuan berpikirnya.

Hal ini terjadi karena melalui kegiatan ini, anak-anak dikondisikan untuk mengeksplorasi kemampuan berpikirnya dalam: menginat kata sebagai contoh, mengidentifikasi kata sebagai contoh melalui susunan huruf-hurufnya, melakukan identifikasi pola yang sama dalam kata yang telah disebutkan, melakukan analisis secara cermat sehingga ditemukan pola susuan huuf sebagai jawaban; dan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan menemukan yang harus dilakukan dengan membaca dan berpikir.

Melalui kegitan bermain ini, maka kita sedang membangun persepso bahwa kegiatan membaca dan berpikir itu menyenangkan, tidak seperti yang selama ini dibayangkan banyak orang. Untuk itu, melalui kegiatan ini, bisa menjadi suatu alternatif kegiatan bermain yang akan melatih anak-anak untuk membiasakan membaca dan melakukan kegiatan berpikir. Kegiatan berpikir yang akan meningkatkan kemampuan berpikir anak-anak dalam mengingat, mengidentifikasi, mengenalisis, dan menemukan yang akan disukai oleh anak-anak.

HERU KURNIAWAN
Pengajar di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto
Penulis Buku Parenting dan Bacaan-Aktivitas Anak-anak
www.rumahkreatifwadaskelir.com WA. 081564777990
Ig. herukurniawan_1982 Email: heru_1982@yahoo.com

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Facebook Comments
Spread the love

Leave a Comment

Hey there!

Sign in

Forgot password?

Don't have an account? Register

Close
of

Processing files…